Tampilkan postingan dengan label Ilmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 April 2010

Pelestarian lingkungan hidup


PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah
Secara umum keadaan di negara-negara berkembang sangatlah berbeda denqan neqara maju. Tinqkat hidup masih rendah. Produksi bahan makanan masih belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup penduduknya, sanitasi lingkungan rendah, pengangguran pada tingkat yang tinggi, erosi terjadi di berbagai tempat, serta kekeringan dan banjir merupakan ancaman yang rutin. Jurang pemisah antara negara-negara maju dengan negara sedang berkembang sangatlah besar. GNP negara yang sedang berkembang rendah, persentase penduduk yang bersekolah umumnya masih rendah, jumlah dokter dan perawat dibandinqkan denqan jumlah penduduk adalah rendah, harapan hidup rendah, serta tingkat kematian bayi dan anak tinggi.
Indonesia masih mengalami banyak masalah seperti tersebut di atas, walaupun dibandingkan dengan keadaan di banyak negara yang sedang berkembang lainnya, keadaannya sudah cukup baik. Untuk itu, diperlukan pembangunan. Tanpa pembangunan, tidak akan ada perbaikan. Bahkan, tingkat kesejahteraannya akan terus merosot karena sebagian dari pembangunan itu memerlukan teknologi tinggi, misalnya bendungan, pelabuhan samudra, dan pabrik untuk mengolah sumber daya minyak bumi.

  1. Rumusan Masalah
Dalam pembuatan makalah ini, yang berkaitan dengan sumber daya alam, maka ada beberapa rumusan masalah yang perlu untuk dibahas, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Apa yang dimaksud dengan pelestarian lingkungan hidup?

  2. Dan apa saja faktor-faktor penentu keberhasilan pembangunan berwawasan lingkungan?
Itulah beberapa rumusan masalah yang akan dibahas dan dikaji dalam pembuatan makalah ini.

Jumat, 12 Februari 2010

Ceramah


Teu aya deui kalimat nu saé diucapkeunana, malihan tiasa disebat dzikir, turta kénging pahala ti Alloh swt. nalika urang ngucapkeunana. Iwal ti kalimat أَلْحَمْدُلِلَّه
. (Sadaya puji éta kagungan Alloh swt).
أل (Alif Lam) nu aya dina kalimat أَلْحَمْدُلِلَّه miturut ahli bahasa atanapi ulama nahwu éta kalebet أَِلفٌ لاَمٌ لِلْجِنْسِ (Alif Lam Lil Jinsi) hartosna, nuduhkeun kana "jinis". Maksudna, yén tiap pujian sacara rinci éta téh hak Alloh swt.
Bisa ogé éta أل (Alif Lam) téh kaasup kana أَِلفٌ
لاَمٌ
إِسْتِغْرَاقٌ (Alif Lam Istighrok) hartosna, "Nu ngumpulkeun tur nu nyéépkeun sagala bentuk pujian". Maksudna, yén sagala puji sacara global atanapi nu sagemblengna, éta sadayana hak Alloh swt. nu hamo bisa dipibanda ku hiji hamba.

Sabtu, 30 Januari 2010

Kisah Nabi


Nabi Adam as
Setelah Allah s.w.t.menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya,laut-lautannya dan tumbuh-tumbuhannya,menciptakan langit dengan mataharinya,bulan dan bintang-bintangnya yang bergemerlapan menciptakan malaikat-malaikatnya ialah sejenis makhluk halus yangdiciptakan untuk beribadah menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para rasul dan nabinya maka tibalah kehendak Allah s.w.t. untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumi memeliharanya menikmati tumbuh-tumbuhannya,mengelola kekayaan yang terpendam di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya.